Beban kerja, kesibukan atau seabrek masalah di
kantor tak jarang membuat kita dilanda stres. Namun semua itu bisa diatasi,
asal tahu caranya.
Jangan sampai stres yang melanda justru membuat
kinerja Anda menurun. Ada beberapa cara untuk menghilangkan stres yang
dirasakan di kantor. Ini dia!
1. Tarik nafas panjang
Cara ini adalah cara paling mudah untuk
menenangkan diri. Telah banyak penelitian yang membuktikan, menarik nafas
panjang dapat membuat aliran darah serta oksigen di otak kembali teratur.
Sehingga saat menarik nafas panjang, seseorang akan merasakan kenyamanan dan
rasa rileks. Berhentilah sejenak dari pekerjaan, lalu tariklah nafas panjang
selama 5-10 menit. Anda akan merasa lebih tenang, dan stres yang melanda akan
mereda.
2. Bergerak
Beranjaklah dari kursi Anda, lalu
berjalan-jalanlah sejenak. Jika memungkinkan, keluarlah dari gedung kantor
sesaat untuk menikmati terpaan angin dan sinar matahari. Bergerak akan membantu
otot-otot Anda yang kaku menjadi lebih santai dan rileks. Hal itu juga bisa
membantu menghilangkan stres.
3. Tertawa
Tertawa bisa merangsang hormon endorfin atau
lebih dikenal dengan hormon "bahagia". Dengan tertawa, segala beban
Anda akan terasa lebih ringan. Melihat video lucu, membaca buku humor atau
bersenda gurau sesaat dengan rekan kerja dapat menjadi pilihan Anda.
4. Gunakan sandal jepit
Ini terkesan sederhana, namun dengan sedikit
bergaya santai, Anda akan merasa lebih tenang. Tak perlu memakai sandal jepit
dari rumah, cukup ganti sepatu Anda dengan sandal yang telah Anda sediakan di
kantor. Anda akan merasa lebih rileks.
5. Ganti suasana
Jika memungkinkan, coba minta izin dengan atasan
Anda untuk bekerja dari tempat lain. Misalnya kedai kopi yang nyaman. Suasana
yang berbeda akan membuat pikiran Anda lebih terbuka.
Selamat mencoba!
Sumber : Yahoo.com
Walau
sibuk bekerja, jangan sampai lupa memperhatikan kesehatan kulit. Sebabnya, ada
sekian banyak penyebab penuaan dini kulit yang muncul karena pekerjaan Anda.

Hampir setengah
waktu kita dalam sehari dihabiskan di tempat kerja. Terlalu sibuk bekerja,
sering kali membuat kita lupa memperhatikan diri sendiri. Jangan sampai
menyesal belakangan. Perhatikan hal-hal ini untuk mengurangi risiko penuaan
dini pada kulit yang disebabkan di tempat kerja.
Kurang
minum
Ini masalah paling
umum wanita bekerja. Alasannya macam-macam: mulai dari lupa, sampai karena
malas sering ke toilet jika terlalu banyak minum. Kulit memerlukan asupan air
untuk menjaga kelembapannya. Keriput dan kerusakan kulit lebih mudah muncul
pada kulit yang kering. Pastikan Anda meminum air putih 6-8 gelas sehari untuk
menjaga kesehatan kulit.
Pendingin
udara
Kantor yang
dilengkapi dengan pendingin udara memang membuat nyaman dalam bekerja. Tapi
hati-hati, udara dari pendingin atau air conditioner (AC) bisa membuat kulit
Anda cepat kering. Jangan lupa oleskan pelembap tubuh pada tangan dan kaki
sebelum terasa kering. Kulit yang kering bisa memicu kerusakan seperti
pecah-pecah, iritasi, atau gatal. Sebelum mengaplikasikan make-up, gunakanlah
pelembap wajah untuk melindungi kulit dari kekeringan. Hal yang sepele namun
bisa menyelamatkan Anda dari keriput lebih awal. Jika memungkinkan, aplikasikan
kembali pelembap wajah usai istirahat makan siang.
Sinar matahari
Dalam perjalanan
menuju tempat kerja tentu Anda sangat mungkin terpapar sinar matahari. Begitu
juga jika meja kerja Anda berlokasi di dekat jendela. Paparan sinar ultra
violet yang masuk lewat jendela bisa membuat kulit Anda mudah keriput dan
menimbulkan noda hitam jika tidak dilindungi dengan benar. Pastikan pelembap
wajah Anda mengandung SPF minimal 30 untuk melindungi kulit sepanjang jam
kerja.
Stres
Ini adalah penyebab
kerusakan kulit yang kerap tidak disadari. Bekerja terus-menerus tanpa jeda
atau terlalu khawatir memikirkan pekerjaan juga dapat membahayakan kulit.
Ketika Anda sedang stres, hormon kortisol dalam tubuh diproduksi lebih banyak.
Kondisi ini dapat merusak kandungan kolagen dan mendorong peningkatan produksi
minyak dalam tubuh sehingga berisiko menimbulkan jerawat dan mempercepat proses
penuaan.
Usahakan mencari
jeda atau beristirahat sejenak di sela pekerjaan. Ambil waktu 10 menit untuk
menjauh dari meja dan pekerjaan Anda. Cari tempat yang sunyi jika memungkinkan,
tarik nafas panjang, nikmati teh hangat, dan bersantai. Tenangkan pikiran dan
lakukan kegiatan yang membuat tubuh rileks sejenak. Jangan sepelekan kekuatan
stres yang bisa memicu berbagai penyakit dalam tubuh serta penuaan dini.
Wewangian aromaterapi seperti lavender atau camomile juga bisa membantu
mengendurkan syaraf dan mengurangi stres dalam tubuh.
Komputer
Banyak ahli masih
berdebat soal efek radiasi layar komputer pada kulit. Namun efek dari komputer
bukan hanya sekadar radiasi. Layar yang terlalu terang atau gelap serta huruf
yang terlalu kecil bisa membuat Anda sering memicingkan mata. Jika kondisi ini
terlalu sering dilakukan bisa jadi terbentuk keriput permanen pada area mata.
Jangan malas menyesuaikan binar layar komputer. Perbesar huruf di komputer atau
dokumen yang Anda baca.
Untuk kesehatan
mata, setidaknya 20 menit sekali palingkan wajah Anda sesaat dari layar
komputer untuk mengistirahatkan mata. Jika mata terasa terlalu kering, gunakan
tetes mata untuk mencegah iritasi.
Make-up
Banyak wanita
bekerja perlu menggunakan make-up untuk meningkatkan penampilan. Tak ada
salahnya. Namun jangan sepelekan tanda-tanda kulit Anda tidak cocok dengan
make-up yang digunakan. Iritasi, kemerahan, gatal, atau jerawat merupakan
tanda-tanda awal kulit Anda tidak cocok dengan make-up yang digunakan. Kenali
produk mana yang cocok atau tidak untuk kulit dan jangan memaksakan produk yang
bisa menimbulkan iritasi.
Nah yang paling
penting, jangan malas menghapus make-up sebelum pergi tidur sebab inilah yang
paling berbahaya. Make-up yang terlalu lama menempel pada wajah bisa menyumbat
pori-pori. Apalagi ketika tidur, tekanan pada bantal bisa membuat make-up
semakin masuk dan menyumbat pori-pori. Akibatnya kulit cepat mengalami
kerusakan dan iritasi. Jerawat, komedo, maupun gangguan kulit lain bisa dengan
mudah bermunculan karena kulit yang kotor.
Kurang
tidur
Pekerjaan yang
padat dan jam lembur yang tak tentu sering membuat kita mengorbankan waktu
tidur. Idealnya, kita tidur 7-8 jam dalam sehari untuk mengembalikan kesegaran
dan menjaga kesehatan kulit. Kurang tidur mengakibatkan berkurangnya waktu
kulit untuk memperbaiki diri sehingga bisa berisiko mempercepat penuaan dini.
Tak hanya berakibat buruk bagi kulit, tapi juga untuk kesehatan tubuh secara
keseluruhan.
Makan
Sembarangan
Sibuk dengan
tenggat dan tugas yang menumpuk membuat kita sering melupakan asupan gizi yang
baik. Makanan-makanan yang praktis seperti junk food atau makanan yang terlalu
berlemak tentunya berakibat kurang baik untuk metabolisme tubuh. Usahakan
selalu mengonsumsi sayuran dan buah yang kaya akan vitamin serta anti oksidan
yang baik untuk tubuh. Kurangi makanan berlemak dan mengandung gula tinggi.
Kandungan gula yang tinggi dalam darah dapat merusak kolagen yang diperlukan
untuk kekenyalan kulit.
Asap rokok
Umumnya para
perokok tahu efek buruk rokok pada kesehatan dan kulit. Namun sebagai perokok
pasif, Anda juga perlu hati-hati. Jika Anda bekerja di lingkungan yang mudah
terpapar asap rokok, sebaiknya hindari tempat tersebut sebisa mungkin. Asap
rokok memiliki berbagai macam kandungan yang bisa merusak kulit dan bahkan
folikel rambut. Wajah mudah kusam, keriput, dan rambut menipis.
Pada waktu makan
siang, usahakan jangan duduk dekat dengan orang yang merokok. Anda tetap bisa
terkena efek buruk asap rokok. Lindungi diri Anda semaksimal mungkin.